Tips Mempersiapkan Diri Dari PHK

Bagi kamu, atau siapapun juga yang saat ini bekerja di suatu perusahaan. Dari yang berada di posisi bawahan atau yang memiliki jabatan cukup tinggi saat ini, kita tidak tahu sampai kapan kita bisa bekerja dengan posisi yang sekarang ini. Selama pekerjaan kita masih bergantung pada perusahaan orang lain, potensi PHK (pemutusan hubungan kerja) kapanpun bisa terjadi pada kita.

Meskipun kita merasa perusahaan sangat membutuhkan tenaga atau kemampuan kita, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Ada baiknya mempersiapkan segala sesuatunya, agar ketika kemungkinan terburuk terjadi, kita sudah siap dengan plan B.

Tips Mempersiapkan Diri Dari PHK

tips mempersiapkan diri dari phk

1. Menyiapkan Tabungan Saat Masih Bekerja

Saat masih bekerja dan mempunyai pendapatan tetap, sangat disarankan untuk mempunyai tabungan. Jangan dipikirkan untuk apa tabungan itu kelak, jangan juga terlalu ‘laper mata’ ketika melihat jumlah tabungan, bawaannya pengen beli ini itu.

Sisipkan sedikit demi sedikit, biarkan tabungan kamu itu menjadi banyak. Jadi ketika nanti harus berada di kondisi yang terburuk, seperti misal terkena PHK atau sakit dan lain-lain. Ada dana backup yang bisa diandalkan.

Pun jika nantinya harus berhenti dari pekerjaan, setidaknya kita punya modal untuk memulai suatu usaha baru. Usaha yang baru dijalankan biasanya tidak bisa langsung menghasilkan profit, butuh waktu untuk bisa menikmati keuntungan usaha kita. Jika kita punya tabungan, setidaknya kita punya cukup dana untuk memenuhi kebutuhan hidup.

2. Berinvestasi Jangka Panjang

Saat masih memiliki pendapatan tetap, usahakan untuk menyisihkan sebagian dana bulanan untuk inevstasi jangka panjang. Seperti membuka toko di rumah, menyiapkan usaha sampingan yang jika nantinya terkena PHK usaha tersebut bisa langsung dijalankan sebagai usaha utama.

Membeli aset-aset yang nilainya bisa berkembang juga bisa. Seperti membeli tanah, atau rumah untuk disewakan. Membeli perhiasan atau logam mulia seperti emas juga bisa dijadikan investasi yang menguntungkan. Terpenting investasi yang kita miliki nantinya bisa kita nikmati di kemudian hari karena nilainya yang berkembang.

3. Belajar Skill Baru

Selama masih bisa belajar, kenapa kita tidak mencoba hal-hal baru yang barangkali bisa kita manfaatkan di kemudian hari. Jika saat ini kamu bekerja sebagai seorang akuntan, kamu bisa belajar bengkel motor, belajar internet marketing, desain grafis, fotografi atau yang lainnya.

Kemampuan yang baru selain bisa me-refresh hidup kita barangkali jenuh dengan profesi lama, juga bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha baru ketika kita harus berhenti bekerja di perusahaan nantinya. Terlebih jaman serba internet saat ini, peluang usaha cukup terbuka lebar ke depannya. Banyak start up yang mampu bekembang dengan ide-ide baru yang sederhana.

Kuncinya adalah kita harus mencintai pekerjaan kita. Belajarlah skill baru yang sesuai dengan passion kamu, agar pekerjaan tersebut bisa kamu kerjakan dengan hati.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *