Tips Aman Mengganti Lampu Rumah yang Putus

Pasti rasanya bete banget kalau malam-malam tiba-tiba salah satu lampu di rumah kita padam karena putus, mau nggak mau kita harus mengganti lampu yang padam tersebut dengan lampu baru. Tapi yang sering terjadi adalah pemilik rumah takut mengganti lampu tersebut, alasannya takut kesetrum dan sebagainya. Padahal kalau tahu harus bagaimana, mengganti lampu rumah sendiri juga bisa aman kok.

Berikut ini saya akan membagikan tips-tips bagaimana cara mengganti lampu rumah yang putus agar aman, dan lampu rumah bisa menyala kembali.

tips cara mengganti lampu rumah dengan aman
Bagaimana cara mengganti lampu rumah dengan aman?

1. Pastikan Spesifikasi Lampu Sesuai Dengan Tegangan di Rumah

Di setiap badan lampu atau peralatan listrik, pasti terdapat spesifikasi dari alat tersebut. Misal tegangannya berapa, daya dan sebagainya. Untuk di Indonesia, tegangan standart rumah menggunakan 220 volt/50 Hz. Pastikan spesifikasi di lampu yang mau diganti tegangannya sesuai (220v/50Hz). Kemudian gunakan lampu yang besar dayanya sesuai dengan kebutuhan, kalau daya terlalu kecil penerangan di ruangan akan kurang/redup. Sedangkan kalau daya terlalu besar pandangan akan menjadi silau dan panas. Untuk penerangan rumah biasanya per meter persegi tidak boleh lebih dari 10 watt. Tapi sekarang banyak bermunculan lampu hemat energi, dengan daya kecil namun bisa terang. Contohnya yang terbaru adalah lampu LED.

2. Pastikan Saklar Lampu Dalam Keadaan Mati Sebelum Membuka Lampu yang Rusak

Sebelum membuka lampu yang rusak dan menggantinya dengan yang baru, pastikan saklar lampu tersebut dalam keadaan mati/off. Akan lebih aman lagi kalau kita memasang tag out atau tanda dilarang menyalakan. Untuk pengamanan apabila ada orang lain dalam rumah kalian yang tidak tahu sedang ada perbaikan lampu.

3. Pegang Tubuh Lampu, Bukan Pada Bagian Kacanya

Saat memutar lampu, gunakan tubuh lampu sebagai tumpuan, bukan bagian kacanya. Karena hal ini bisa menimbulkan lampu akan gampang putus. Selain itu, terkadang lampu yang sudah lama menyala biasanya akan menimbulkan panas tinggi. Hati-hati sebelum melepas lampu yang rusak, pastikan lampu tersebut dalam keadaan dingin. Atau gunakan sarung tangan untuk melindungi tangan kalian dari panasnya lampu.

4. Memasang Lampu Jangan Terlalu Kencang

Saat memasang lampu baru, seringkali kita memutar lampu terlalu kencang. Hal ini sebaiknya dihindari untuk mencegah kerusakan pada lampu ataupun ulir di fitting. Kencangkanlah semampunya saja. ketika lampu sudah tidak bisa diputar, itu artinya lampu sudah terpasang dengan benar. Tidak perlu dikencangi lagi, apalagi sampai ngotot.

5. Nyalakan Saklar Lampu

Setelah semua step di atas selesai dilakukan, saatnya menyalakan saklar lampu kembali. Kalau lampu menyala dengan normal, msalah kalian selesai. Tapi setelah lampu dipasang terjadi korsleting listrik, kemungkinan kerusakan ada di bagian fitting atau lampu yang baru kondisinya tidak bagus. Kalau kalian mampu bisa dicek sendiri, kalau tidak mampu sebaiknya panggil orang lain yang memang sudah ahli dibidang kelistrikan.

Itulah beberapa tips mengganti lampu rumah yang rusak dari saya, kalau membutuhkan macam-macam peralatan listrik murah, bisa cek akun toko online saya di SINI. Terima kasih sudah membaca artikel ini. 🙂

You may also like...

2 comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *