Pengaruh Negatif Gadget Bagi Perkembangan Otak Anak di Usia Dini

Mengingat perkembangan jaman dan teknologi jaman now, dimana semua orang dari mereka yang berusia dewasa hingga anak-anak seolah sudah sangat familiar dengan gadget, terutama smartphone yang sedang marak saat ini. Baik atau buruk dari perkembangan teknologi ini, tentu akan dapat berpengaruh terhadap terutama bagi anak-anak.

perkembangan otak, pengaruh gadget pada anak

Seperti halnya sebuah pisau yang tajam, pesatnya perkembangan teknologi juga memiliki dua sisi. Sisi positif dan sisi negatif, tergantung dari bagaimana si pemakainya memanfaatkan teknologi tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat atau dapat merugikan orang lain dan dirinya sendiri.

Namun begitu, sisi negatif dari semakin canggihnya gadget, yang kini dapat dimiliki dengan harga yang cukup murah, membuat hampir semua orang bisa memiliki sebuah gadget pribadi. Tidak jarang pula orang tua membelikan anaknya yang seharusnya belum layak memegang sebuah gadget, sehingga anak di usia dini memiliki kendali penuh dari gadget yang diberikan orangtuanya.

Parahnya, banyak orang tua yang kalah pinter daripada anaknya dalam mengulik smartphone. Hal ini cukup riskan, karena anak bisa saja terlihat biasa saja dengan gadgetnya, namun di belakang itu, banyak konten-konten negatif yang sudah dia akses. Mulai dari permainan-permainan yang memiliki rating dewasa, hingga mudahnya mengakses situs-situs ‘biru’ yang bisa saja disembunyikannya tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Untuk itu, penting bagi orang tua untuk selalu up to date dan mulai melek teknologi agar tidak kelolosan, anaknya terlanjur terbiasa mengkonsumsi konten-konten negatif. Akibatnya berpengaruh buruk bagi perkembangan anak.

Adapun pengaruh negatif gadget bagi perkembangan otak anak antara lain:

1. Resiko Terkena Radiasi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa paparan sinar gadget terutama smartphone atau tablet, memancarkan radiasi yang bisa menyebabkan kelainan antara lain, mata beresiko lebih mudah rabun, terutama jika sering melihat smartphone langsung terlalu dekat atau sambil tiduran. Hal ini kerap dilakukan oleh anak-anak, terutama saat malam hari di tempat tidur.

2. Susah Fokus Pada Keadaan Sekitar

Karena terlalu asik melihat gadget, anak jadi kurang peka pada keadaan sekitar. Hal ini menyebabkan anak jadi kurang bisa berinteraksi langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Pun juga bisa menyebabkan bahaya, apabila di suatu tempat, seperti misalnya jalan raya, terlalu fokus dengan gadget sehingga tidak memperhatikan sekelilingnya yang berpotensi terjadinya kecelakaan.

3. Menjadi Kecanduan

Salah satu kesalahan orang tua jaman now dalam mengasuh anak adalah, mereka cenderung memberikan gadget kepada anak dengan dalih agar anak tidak bermain di luar rumah. Lebih nurut sama orang tua karena si anak mau diam di rumah saja seharian. Mereka menganggap anak yang mau diam di rumah adalah anak yang baik, sedangkan anak yang suka bermain di luar disebut anak nakal.

Karena anak dicekoki gadget agar mau tetap di dalam rumah, lama kelamaan anak menjadi kecanduan. Sehari saja tidak pegang gadget anak akan cenderung gelisah, bahkan stres. Begitu juga ketika kuota internet sudah habis, orang tua mau tidak mau harus selalu membelikan data internet atau anak akan rewel, menangis serta mudah marah-marah.

4. Terpengaruh Konten Negatif

Tidak bisa dipungkiri, bahwa internet selain membawa manfaat yang besar, di sisi lain ada pula negatifnya. Salah satunya adalah konten-konten negatif baik itu yang bersifat p02n06raf1, seperti situs-situs ‘biru’, game dewasa dan sebagainya. Ada pula konten-konten yang bersifat menyebar kebencian, kekerasan, bullying, berita hoax, maupun budaya-budaya yang agak kurang sesuai dengan norma serta syariat agama.

Dengan terbiasanya anak mengkonsumsi konten-konten negatif tersebut, sedikit banyak anak akan mudah terpengaruh. Hal ini tentu membawa dampak yang kurang baik dalam tumbuh kembang si anak.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *