Niat Puasa Arafah Dilihat Dari Keutamaannya

Kemarin seorang sahabat bertanya kepada saya, apa sih keutamaan dari puasa Arafah. Seperti yang kita tahu, tanggal 9 Dzulhijah adalah waktu dimana jamaah haji melakukan wukuf di Arafah. Namun bagi yang tidak menjalankan ibadah haji, disunahkan untuk mengerjakan puasa Arafah. Lalu bagaimana kita bisa niat berpuasa Arafah kalau kita tidak mengetahui keutamaan dari puasa Arafah ini.

niat dan keutamaan puasa arafah
Source: Aktualpos

Mari kita simak satu sabda nabi SAW berikut ini:

سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab: Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)

Tidak ada dzalil yang mengatakan niat puasa harus dilafalkan, niat puasa cukup dikerjakan dalam hati setelah sahur. Dan dengan mengetahui keutamaan dari puasa Arafah ini, kita bisa lebih memantapkan hati berniat untuk mengerjakan amalan sunah ini. Sayang banget loh kalau melewatkan kesempatan ini, hanya dengan berpuasa sehari kita bisa mendapat ampunan atas dosa-dosa kita dalam kurun waktu setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang (*dengan catatan bahwa yang diampuni adalah dosa-dosa kecil).

Bagaimana, sudah tahu kan bagaimana niat puasa Arafah dilihat dari keutamaannya. Semoga amal ibadah yang kita kerjakan semata-mata mengharap ridho Allah dan takut akan siksanya, akan membawa manfaat dan dapat diterima menjadi catatan amalan baik di hari akhir kita kelak.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *