Tips Mengunjungi Calon Mertua di Hari Raya Idul Fitri

Ramadhan sudah memasuki minggu ke-dua, nggak kerasa sudah seminggu lagi lebaran. Dalam menyambut hari raya Idul Fitri, tentunya sebagian besar umat muslim bersiap untuk menyambutnya. Entah itu mulai dari menyiapkan pakaian baru, menyiapkan aneka kue-kue dan makanan sebagai suguhan saat hari raya, atau yang mempunyai kota asal sedang bersiap untuk mudik mengunjungi sanak famili di kampungnya. Namun dari itu semua, ada juga loh yang sedang deg-degan akan bertemu calon mertua di hari raya Idul Fitri ini.

Mereka yang jomblo dan sedang dekat dengan seseorang, apalagi yang berencana ingin melamar pujaan hatinya setelah lebaran ini, tentunya ada satu proses yang wajib banget buat dilakukan. Yakni bertemu dengan calon mertua. Entah itu untuk keperluan memperkenalkan dirinya, bersilaturahmi saja atau sekaligus ingin meminta ijin untuk meminang putri kesayangan mereka.

Bertemu dengan calon mertua, tentunya akan menimbulkan perasaan yang campur aduk. Antara senang, grogi, takut dan berharap-harap cemas. Takutnya sih, kalau ternyata bertemu dengan calon mertua meninggalkan kesan yang kurang baik, nantinya restu untuk meminang putri mereka bakal tidak diberikan. Kan amsyong!

Untuk itu, persiapkan segala halnya, agar nantinya saat bertemu dengan calon mertua bisa lancar dan mertua yakin akan memberikan restunya kepada orang yang tepat.

Ada baiknya ikuti beberapa tips bertemu calon mertua di hari raya Idul Fitri di bawah ini!

Tips Mengunjungi Calon Mertua di Hari Raya Idul Fitri

mengunjungi calon mertua
Foto: Zalora.co.id

1. Berpenampilan Rapi dan Sopan

Kesan pertama orang adalah dari penampilan.

Seseorang yang baik hatinya, rajin ibadah dan sayang kepada orangtuanya, pasti akan dinilai jelek oleh orang yang pertama kali melihatnya apabila dia berpakaian seperti preman.

Rambut panjang kucel, kaos hitam bergambar tengkorak, celana jeans belel sobek sobek, pakai aksesoris rantai di dompetnya, gelang besi berkeroncongan di tangan, orang yang pertama kali melihatnya akan menilai jelek. “Gak punya masa depan nih anak!”

Nggak mau dinilai jelek oleh calon mertua? Sebaiknya perhatikan penampilanmu!

Namanya juga hari raya Idul Fitri, dresscode yang paling pas banget buat bertemu dengan calon mertua ya memakai pakaian muslim yang bersih dan rapi.

Contohnya dengan melihat  seperti yang ada di Zalora, ada banyak pilihan gaya yang bisa kamu pilih. Baju koko di Indonesia adalah dresscode khas cowok muslim banget, pas banget dengan momen hari raya, apalagi kalau mau bertemu dengan calon mertua.

Kalau sudah pakai baju koko, dipadukan dengan celana jeans atau celana kain juga masih oke. Asalkan masih terlihat rapi dan sopan, apapun bawahannya pasti akan meninggalkan kesan yang baik.

Rambut juga penting buat diperhatikan, buat yang gondrong acakadut, alangkah baiknya kalau dipotong rapi. Se-woles-wolesnya orangtua, kalau melihat cowok yang dekat dengan putrinya berpenampilan sopan dan rapi akan membuat hati mereka tenang. Next tinggal bagaimana tanggung jawab kalian dengan penampilan yang rapi tersebut, attitude juga harus dirapihin dong!

2. Jadi Diri Sendiri

Kalau penampilan dan attitude sudah rapi, saatnya untuk menjadi diri sendiri di hadapan calon mertua. Artinya nggak perlu menjadi orang lain, tunjukkan bahwa kamu memang layak dan pantas untuk meminang putrinya. Tidak perlu menjilat kaki kanan-kaki kiri calon mertua. Berbicara sok baik, menjanjikan yang muluk-muluk, yang pada kenyatannya semua itu palsu.

Orangtua juga pernah muda, pernah di posisi kalian. Pasti bisa membaca cowok yang di hadapannya memang beneran baik atau tukang gombal.

Selalu rendah hati, yakin calon mertua dengan tatapan mata yang tulus!

3. Membawa Buah Tangan Juga Boleh

Menjadi diri sendiri, tidak perlu menjilat dengan gombalan-gombalan gak mutu. Tapi kalau datang ke rumah calon mertua dengan membawa buah tangan, nggak salah kok, malah akan menimbulkan kesan yang baik juga.

Misalkan datang ke rumah calon mertua dengan membawa ketupat dan opor ayam buatan orangtua. “Ini om, tante opor buatan ibu saya kebetulan tadi masak banyak.”

Atau membawa oleh-oleh khas, “kebetulan kemarin habis mudik ke Malang om, tante. Ini saya bawakan kue khas sana.”

Nah, kan camer jadi seneng tuh hatinya. Ibarat istilah di bisnis itu, branding-nya udah dapet, tinggal sodorin produknya saja. Insa Allah kalau produknya bagus, calon mertua nggak ragu untuk membelinya. Eh, maksudnya menerima jadi calon menantu gitu. 🙂

You may also like...

2 comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *