Sedia Payung Sebelum Hujan, Berikut Hal-Hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Untuk Menghadapi Pasang Surut Usaha

Beberapa waktu lalu, salah satu teman yang memiliki usaha travel mengeluh kepada saya mengenai usahanya yang sedang mengalami kesurutan. Artinya dalam beberapa bulan belakangan penjualannya sedang sepi, bahkan program tour yang dia bikin beberapa waktu lalu pun harus dibatalkan karena peserta yang ikut tidak mencapai kuota yang diharapkan. Mengenai surutnya sebuah usaha, tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kondisi keuangan kita. Sepi orderan, pemasukan keuangan pun jadi ikut seret.

Pasti sedih dan pusing kalau pemasukan bulanan tidak sesuai dengan yang diharapkan, terlebih kalau kebutuhan pengeluaran sedang banyak-banyaknya. Harus bayar tagihan listrik dan air, bayar tagihan telepon dan internet, buat yang punya anak harus menyiapkan budget untuk beli susu, bayar sekolah anak, jajannya, sampai kebutuhan-kebutuhan lainnya yang mau tidak mau harus bisa dipenuhi oleh kita.

Memang untuk menghadapi kemungkinan pasang surut usaha, adalah salah satu hal yang harus dipersiapkan oleh mereka yang berwirausaha, bahkan termasuk salah satu poin dalam kamus . Karena bagaimanapun fluktuasi perekonomian yang sedang kita jalankan, seringkali tidak bisa kita duga dan terkadang di luar perkiraan. Ada kalanya tanpa diduga orderan sedang ramai, pendapatan pun melimpah. Ada kalanya produksi ngebut, eh ternyata permintaan pasar lagi lesu. Stock barang banyak, penjualan sedikit. Atau yang berwirausaha di bidang jasa, orderan nggak sesuai dengan yang diharapkan.

Keadaan naik turunnya pasar, pasti pernah dialami oleh mereka yang berwirausaha. Untuk itu, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal-hal berikut, agar kita siap menghadapi naik turunnya pendapatan usaha.

Hal-Hal yang Sebaiknya Dipersiapkan Untuk Menghadapi Pasang Surut Usaha

pasang surut usaha
Sedia payung sebelum hujan

1. Menyimpan Sebagian Dana Ketika Pendapatan Sedang Tinggi

Setiap usaha yang dijalankan, baik itu usaha penjualan, pengadaan barang, jasa maupun bisnis sewa-menyewa, pasti ada yang namanya fluktuasi. Artinya dalam menjalankan usaha itu ada kalanya ramai, ada kalanya sepi. Untuk mengantisipasi saat usaha sedang sepi, sementara kebutuhan hidup tidak pernah surut. Sebaiknya saat sedang ramai, sisihkan dana yang lebih untuk disimpan.

Memiliki sebuah tabungan bagi seorang wirausahawan, adalah mutlak penting. Karena kita tidak tahu kapan usaha kita akan mengalami kesurutan. Dengan begitu, saat pemasukan sedang sedikit pun, masih ada dana untuk menutupi kebutuhan hidup, ataupun untuk menggaji karyawan.

Bijaklah dalam mengatur keuangan keluarga dan perusahaan, agar tidak mudah jatuh dan mengalami kerugian yang berakibat gulung tikar. Kan sayang kalau usaha yang dibangun dengan berdarah-darah,  harus berhenti karena kurang bijak dalam mengatur keuangan.

2. Mengalokasikan Budget Untuk Investasi yang Sebanyak-banyaknya

Jangan puas dengan apa yang kalian dapat saat ini, karena di dalam usaha apapun bisa terjadi. Termasuk salah satunya adalah resiko surutnya penjualan. Namanya juga usaha, kadang sepi, kadang ramai itu sudah biasa. Itulah kenapa, sebaiknya saat memiliki modal, alokasikan budget untuk investas sebanyak-banyaknya.

Investasi bisa bermacam-macam. Bisa juga membangun usaha baru dengan jenis yang berbeda. Ada yang bilang fokus saja sama satu usaha, tapi kalau bisa fokus di dua usaha sekaligus kenapa tidak. Kita bisa meng-hire orang yang berkompeten untuk mengurus usaha yang sudah jalan, baru setelah itu kita bisa fokus untuk mempersiapkan the next big thing!

Keuntungannya kita tidak hanya memiliki sumber rejeki dari beberapa investasi, tetapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Sedangkan untuk investasi lain bisa juga berupa tanah, emas, saham dan lain-lain.

3. Perluas Pemasaran Melalui Online

Saat ini ranah online merupakan pasar dengan margin yang sangat luas, bahkan tidak terbatas. Siapapun dia, dari belahan manapun pasti bisa mengakses apapun yang diunggah ke internet. Seperti misalnya usaha yang sedang kita jalankan, seiring dengan perkembangan teknologi menuntut kita untuk mengikutinya.

Salah satu hal yang paling sederhana dilakukan untuk menaikkan usaha kita ke ranah online adalah, dengan membuat sebuah website. Dengan adanya website perusahaan kita, sangat berpeluang untuk memperkenalkan ke masyarakat dari belahan bumi manapun. Kalau sebelumnya target pasar hanya sebatas dalam kota, kita bisa memperkenalkan dan memasarkan produk kita hingga ke seluruh Indonesia. Atau kalau kita mempunyai kapabilitas untuk melakukan transaksi dengan pihak luar negeri, bisa saja kita menyasar pasar mancanegara.

Tidak ada yang tidak mungkin, dengan menyiapkan perusahaan kita ke ranah online, peluang untuk sepinya usaha kita akan semakin kecil.

Itulah beberapa hal yang sebaiknya kita persiapkan untuk menghadapi pasang-surutnya suatu usaha. Dalam hidup seringkali memang sesuatu hal tidak bisa diprediksi, bahkan kita harus merasakan kepahitan. Namun segala sesuatu yang terjadi pasti ada pelajaran yang bisa diambil. Tetaplah berusaha dan jangan pernah menyerah!

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *