Manfaat Menjemur Bayi Pada Pagi Hari

Alhamdulillah, Sabtu (29/07/17) kemarin istri saya akhirnya melahirkan anak kami yang ke-3. Tetap melahirkan normal seperti dua anak kami yang sebelumnya, namun anak yang ke-3 ini prosesnya lebih lama. Kalau Abel dan Ben, kakak-kakaknya pagi kerasa sakit, siang sudah lahiran. Kalau anak yang ke-3 ini pagi kerasa sakit, malam jam 19.47 baru lahir. Meski diwarnai banyak drama, alhamdulillah semua prosesnya normal, lancar, sehat, selamat, semua berkat doa dari orang-orang yang menyayangi kami.

manfaat menjemur bayi pada pagi hari

Beberapa hari belakangan, saya mempunyai aktifitas baru di setiap pagi. Bangun tidur setelah sholat Shubuh, saya harus mencuci pakaian, yang kebanyakan pakaian bayi dan bedong. Kelar mencuci, saya memandikan si bayi kemudian menjemurnya di bawah sinar matahari pagi.

Kalau ditanya apa bener saya yang memandikan bayi, bukan mamanya? Jawabannya iyap, bener banget!

Sejak anak pertama, hingga anak ke-3, yang memandikan mereka dari masih bayi adalah saya. Mamanya sih pernah sesekali, tapi kebanyakan sih saya yang memandikan. Kasian emaknya lah, sudah susah hamil, melahirkan, masa memandikan saja harus emaknya lagi. Bapak juga harus bisa memandikan bayi! Hehe..

tenggelamkan
Nah loh..!!!

Selain memandikan si bayi, kerjaan saya yang lain adalah menjemur bayi tersebut. Hal ini selain sudah kami lakukan sejak anak pertama, pada saat kelahiran anak ke-3 pun perawat dan bidan di rumah sakit tempat istri saya melahirkan masih mengingatkan agar bayi dijemur setiap pagi.

bagi yang belum tahu, hal ini penting banget untuk dilakukan. Tapi menjemur bayi juga tidak boleh asal seperti menjemur cucian atau menjemur kerupuk udang, ada cara-caranya.

  1. Menjemur bayi di bawah sinar matahari langsung tidak boleh lebih dari jam 9 pagi, karena setelah lewat jam 9 pagi itu untuk menjemur cucian.
  2. Membiarkan bayi dalam keadaan telanjang, biarkan seluruh kulitnya menerima langsung pancaran sinar matahari pagi. Bila takut pipis dan sebagainya, boleh juga dipakaikan pampers. Yang penting sebagian besar tubuh bayi terkena langsung sinar matahari.
  3. Menutup mata bayi, meskipun seluruh anggota tubuh bayi harus terkena sinar matahari pagi. Karena mata adalah anggota tubuh yang sensitif, apalagi bayi yang masih rentan. Tutupi mata bayi dengan tangan, kain atau apapun yang penting terlindungi.
  4. Bolak-balik tubuh bayi, misal 15 menit menjemur bagian depan, kemudian 15 menit selanjutnya bagian belakang, samping dan lain sebagainya.
  5. Jemur bayi setidaknya kurang lebih 3 menit, jangan terlalu lama karena kulit bayi yang masih sensitif.
  6. Bayi saat dijemur harus dipangku, digendong, atau diletakkan di box tempat tidur. Pada saat menjemur, jangan sekali-kali meninggalkan bayi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  7. Boleh juga sambil dipijat pelan-pelan saat menjemur.
  8. Berikan ASI yang banyak setelah bayi selesai dijemur.

Manfaat Menjemur Bayi Pada Pagi Hari

  1. Sinar matahari pagi dapat membantu membunuh kuman/virus, bayi yang biasa dijemur pada pagi hari akan lebih sehat. Juga bisa membantu dalam proses pembuangan kulit mati.
  2. Sinar matahari pagi sebelum jam 9 memiliki kandungan spektrum sinar biru (blue light) yang dapat membantu mengurangi kadar bilirubin pada darah bayi. Organ hati bayi cenderung belum mampu dengan sempurna mengolah bilirubin dalam darah, yang apabila bilirubin ini kurang bisa diolah dapat menyebabkan penyakit kuing. Itulah kenapa jika bayi terkena penyakit kuning, dianjurkan untuk dijemur di bawah sinar matahari pagi setiap hari.
  3. Dalam tubuh manusia, terdapat kandungan provitamin D yang dapat diubah menjadi vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D inilah yang kemudian berperan penting dalam pembentukan tulang. Bayi yang biasa dijemur di sinar matahari pagi, pertumbuhan tulangnya akan menjadi lebih baik.

 

Itulah artikel singkat tentang manfaat menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi, semoga bermanfaat!

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *