Lakukan Hal Ini Ketika Anak Demam

Sebagai orang tua, terutama jika memiliki anak yang masih balita. Saat anak mengalami panas demam, panik adalah hal yang kerap terjadi. Jika anak demam, dia yang biasanya aktif dan banyak melakukan kegiatan bermain ataupun belajar. Kini harus lemas, lebih banyak tidur, bahkan beberapa sering rewel dan mengeluh tidak enak badan. Selain rasa kuatir, orang tua juga pasti kerap merasakan kerepotan karena anak harus diperhatikan lebih intens dari biasanya.

Demam atau panas pada anak sendiri sebenarnya bukanlah suatu penyakit, melainkan indikasi dari penyakit lain yang dialami anak. Meskipun panik dan rasa kuatir begitu menyeruak, ada baiknya orang tua harus tetap berusaha tetap tenang dan berpikir matang langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan ketika anak demam.

1. Berikan Obat Penurun Panas Atau Kompres

Sebagai orang tua, hendaknya sedia obat penurun panas untuk anak-anak di rumah. Hal ini sebagai antisipasi awal jika anak tiba-tiba mengalami demam. Obat penurun panas sifatnya sementara, untuk mengurangi rasa sakit yang diderita oleh anak kita. Jika tidak dapat menemukan obat penurun panas di rumah, sebagai penanganan sementara, anak bisa dikompres dengan kain atau handuk kecil dengan air dingin. Namun kini juga tersedia kompres instan yang dijual di apotik-apotik atau minimarket, jadi tidak perlu lagi menggunakan air es dan handuk.

2. Segera Periksakan Ke Dokter

Karena panas atau demam bukanlah suatu penyakit, melainkan indikasi bahwa tubuh sedang diserang suatu penyakit. Maka sebaiknya secepat mungkin, anak yang sudah diberi obat penurun panas harus segera diperiksakan ke dokter. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit apa yang sedang menyerang tubuh anak. Ada beberapa penayakit yang sifatnya tidak terlalu berbahaya, seperti flu, radang tenggorokan, sedang tumbuh gigi dan lain-lain. Sedangkan penyakit yang sifatnya kronis seperti demam berdarah, cacar, infeksi saluran kencing dan sebagainya harus mendapatkan pengobatan yang lebih serius.

3. Rawat Anak dan Jaga Kebersihannya

Setelah mengetahui sakit apa yang sedang diderita oleh anak, segera melakukan perawatan seperti yang dokter anjurkan. Seperti misalnya harus rutin minum obat, istirahat cukup, makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. Atau jika dokter mengajurkan untuk rawat inap, sebaiknya segera dilakukan agar anak cepat sembuh dan penyakit yang diderita tidak semakin parah. Kebersihan tubuh dan lingkungan anak juga sebaiknya diperhatikan lagi, sebagai tindakan antisipasi agar penyakit tidak menyerang kembali, atau mencegah timbulnya penyakit baru.

4. Rutin Melakukan Cek Kesehatan Anak

Sangat dianjurkan bagi para orang tua untuk tetap rutin melakukan cek kesehatan anak seperti rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, timbang di posyandu, memberikan imunisasi, memberi makan makanan yang sehat, menjaga kebersihan dan sebagainya. Karena kesehatan anak adalah hal yang sangat penting, orang tua tidak boleh lalai akan hal-hal tersebut.

Semoga bermanfaat!

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *