Keuntungan Berwisata Bukan Pada Hari Libur

keuntungan berwisata bukan pada hari liburKeuntungan Berwisata Bukan Pada Hari Libur – Bagi kebanyakan orang, berwisata itu identik dengan liburan. Liburan berarti hari dimana seseorang off dari melakukan kegiatan rutin untuk sementara, yang bertujuan untuk melepas kepenatan agar besok ketika kembali ke aktifitas sehari-hari menjadi lebih fresh. Jadi tujuan utama liburan adalah untuk refreshing otak dan tubuh, sehingga energi dan semangat yang terkuras di setiap harinya, mampu terisi kembali dengan liburan. Tapi bagaimana jika liburan justru membuat semakin stres, kepala rasanya seperti mau pecah?

Itulah yang kerap terjadi pada kebanyakan orang, ketika mereka memilih liburan pada peak season atau saat dimana hampir setiap orang berbondong-bondong untuk pergi ke tempat wisata. Biasanya musim ini pas ketika libur panjang, tanggal merah berjejer, atau ketika lebaran. Harapannya sih pengen bersenang-senang, tapi realita berkata lain. Karena penuh sesaknya manusia di lokasi wisata, jadinya malah nggak bisa menikmati. Seperti yang dialami tante saya saat berwisata ke Goa Pindul, Jawa Tengah saat peak season beberapa waktu lalu. Niatnya pengen cave tubing, karena saking penuhnya manusia, jadinya nggak bisa masuk ke dalam goa. Cuma bisa mainan air di luar.

Kenapa orang memilih berwisata ketika hari libur?

Jawabannya sederhana, ya karena saat itulah mereka bebas dari rutinitas sehari-hari. Seperti yang bekerja, pada hari libur/tanggal merah mereka dibebas tugaskan untuk beberapa hari itu. Begitu juga bagi mereka yang sekolah atau kuliah.

Sebenarnya berwisata di hari normal masih bisa kok, piihannya kalau nggak berwisata di lokasi yang dekat, ya harus ijin kerja. Kalau kalian berencana untuk mengambil cuti dan pergi berwisata di hari biasa, ada beberapa trik yang bisa kalian lakukan agar gampang dapet cuti dan nggak dianggap mangkir/tidak disiplin

Persiapkan Tanggal Cuti Dari Jauh Hari

Hal pertama yang wajib dilakukan untuk mendapat cuti libur pada hari kerja adalah menentukan tanggal cuti dari jauh-jauh hari. Bisa tiga bulan sebelumnya, atau bahkan enam bulan sebelum mengajukan cuti. Hal ini bertujuan agar kalian bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang dan nggak grusa-grusu. Setelah tanggal cuti sudah ditentukan, saatnya mempersiapkan trik yang kedua, yaitu

Tiga Atau Enam Sebelumnya, Hindari Cuti Jika Tidak mendesak

Usahakan tiga atau enam sebelumnya, untuk tidak mengambil cuti apabila tidak mendesak. hal ini untuk menghindari tuduhan tidak disiplin akibat sering mengajukan cuti. Biasanya tiap karyawan mendapat jatah cuti tahunan, jika cuti tahunan tersebut tidak diambil terlebih dulu, untuk bisa cuti di saat tanggal yang ditentukan akan lebih mudah. Kecuali untuk beberapa urusan mendesak yang mengharuskan kita untuk cuti, ada baiknya lebih mementingkan keperluan yang mendesak terlebih dahulu, sambil berdoa semoga meskipun sudah mengambil cuti masih bisa mengambil cuti kembali saat waktu yang ditentukan.

Jangan Menunda/Menumpuk Kerjaan Saat Mendekati Cuti

Hal yang harus dihindari ketika akan mengajukan cuti adalah, jangan menunda pekerjaan nanti-nanti. Takutnya ketika mendekati hari-H cuti, pekerjaan menjadi menumpuk, atau bahkan tidak terselesaikan. Otomatis kalau pekerjaan belum beres, kemungkinan besar cuti akan ditolak. Mau tidak mau cuti harus diundur sampai pekerjaan beres. Resikonya semua jadwal berwisata jadi berantakan, terlebih kalau sudah terlanjur membeli tiket pesawat, booking hotel dan sebagainya. Semua biaya yang sudah dikeluarkan bisa saja hangus. Liburan gagal, uangpun hilang. Nggak mau kan ngalamin yang kayak gini?!

Komunikasikan Dengan Atasan Mengenai Rencana Cutimu

Ada baiknya kalau rencana cuti tersebut dikomunikasikan kepada atasan terlebih dahulu, siapa tahu dengan adanya komunikasi kepada atasan ada hal-hal yang bisa dikerjakan untuk melancarkan cuti tersebut. Misalkan jika tanggal cuti yang kalian ajukan bertepatan dengan rencana bossman mengajak kalian survey ke luar kota atau ada tugas khusus yang bersamaan dengan cuti tersebut. Kalau pekerjaan kalian ternyata benar-benar tidak bisa ditinggalkan, setidaknya kalian masih bisa menyusun plan-B dan nggak harus rugi terlalu besar karena kehilangan tiket pesawat, hotel dan lain sebagainya. Tentunya dengan adanya komunikasi dua arah ini, akan membawa keadaan yang lebih kondusif dan saling mengutungkan satu sama lain.

Baca juga Wisata di Kota Batu, Jawa Timur

Keuntungan Berwisata Bukan Pada Hari Libur

Bila bagi kebanyakan orang berwisata pada hari libur itu kadang jadi kurang menyenangkan, kenapa nggak nyobain berwisata di hari normal. Ada beberapa keuntungan berwisata bukan pada hari libur loh.

Tidak Penuh Sesak

Namanya juga hari normal, pastinya kebanyakan orang sedang sibuk dengan aktifitasnya masing-masing. Sedang mereka yang datang ke tempat wisata di hari normal adalah orang-orang yang memang dengan sengaja cuti untuk berwisata atau orang-orang yang pekerjaannya tidak terikat waktu, seperti seorang wirausahawan misalnya. Tapi tentu jumlahnya tidak sebanyak jika sedang hari libur. Oleh karena pengunjung di suatu tempat wisata tidak seberapa ramai, maka kita bisa lebih leluasa. Tidak perlu antri ataupun berdesak-desakkan, jadinya sepulang dari berwisata badan jadi nggak seberapa capek.

Harga Tiket dan Hotel Tidak mahal

Biasanya di hari normal, tiket masuk ke suatu lokasi wisata tidak semahal ketika liburan. Begitu juga ketika menginap di hotel, biasanya mereka akan memasang harga tinggi ketika liburan. Jadinya kita bisa lebih berhemat ataupun bisa lebih banyak pilihan hotel yang ingin kita tempati tanpa kuatir budget bengkak.

Pilihan Hotel Lebih Banyak

Selain di hari normal harga hotel lebih murah, pilihannya juga lebih banyak tanpa kuatir kamar penuh. Karena biasanya di hari libur, hotel banyak yang sudah booking sehingga kalau kita telat memesan hotel, harus terpaksa mengambil hotel yang tersedia saja.

Tertarik untuk berwisata bukan pada hari libur? Jangan lupa untuk mempersiapkan segalanya dengan baik, agar wisata jadi nggak mengesalkan dan malah menguras tenaga tanpa merasa senang. Seperti halnya tujuan utama berwisata adalah untuk me-refresh otak dan tubuh, jadi ketika pulang dari wisata, perjalanan kalian akan terasa sangat berkesan.

You may also like...

One comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *