Kampanye Bebas Kantong Kresek Bersama Electro Wars Indonesia

Beberapa waktu belakangan pemerintah sedang menggalakkan gerakan anti kantong kresek/tas plastik, bahkan sekarang untuk mendukung gerakan tersebut pemerintah menghimbau retail atau pedagang untuk membanderol tas plastik dengan harga Rp 200. Harga yang mungkin tidak terlalu mahal, tapi cukup ampuh untuk membuat pembeli berpikir dua kali untuk meminta tas plastik/kantong kresek saat berbelanja.

Seperti yang kita tahu, kantong pastik adalah jenis sampah yang sangat sulit diurai oleh alam. Sehingga sangat berpotensi untuk mencemari lingkungan, membahayakan binatang dan bisa merusak beberapa ekosistem. Penanganan kantong plastik yang terbaik adalah dengan mendaur ulang menjadi bahan plastik lain, sedangkan pemahaman masyarakat Indonesia saat ini masih banyak yang mengindahkan hal tersebut. Kantong pastik masih banyak dibuang sembarangan di tempat sampah, sungai, atau bahkan sampai ke laut.

Hal ini juga yang kemudian mendasari Electro Wars Indonesia untuk membuat sebuah kampanye bertitel Recycle Project, dimana project ini adalah bentuk kepedulian anggota Electro Wars terhadap sampah plastik, terutama kantong kresek dan berharap ada perubahan di masyarakat. Buat yang belum tahu, Electro Wars Indonesia adalah komunitas DJ profesional, musisi elektronik dan produser Indonesia yang berbasis di Surabaya. Lalu apa yang mereka lakukan dalam project tersebut?

kampanye anti kantong kresek
Electro Wars Indonesia Recycle Project

Electro Wars Indonesia Recycle Project adalah project dimana mereka ingin mengubah mindset masyarakat, yang sebelumnya terbiasa menggunakan kantong plastik di setiap belanja, agar terbiasa membawa tas belanjaan sendiri yang bisa digunakan berkali-kali.

Hal pertama yang mereka lakukan adalah mengumpulkan kaos bekas dari para volunteer, yang kemudian diubah menjadi tas belanja “EW” dan dibagikan kepada masyarakat hanya dengan menukarkan 20 kantong kresek. Setidaknya setelah masyarakat mendapatkan recycle bag ini, diharapkan di kemudian hari ketika mereka belanja mau membawa tas tersebut dan tidak lagi meminta kantong plastik untuk barang bawaannya.

electro wars indonesia
Electro Wars Indonesia

Event project ini dimulai dari bulan Maret 2016, digawangi oleh seluruh anggota dari Electro Wars bersama beberapa instansi yang juga masih berhubungan dengan komunitas ini. Rencananya setiap minggu mereka akan turun melakukan sosialisasi di Car Free Day, maupun ke lingkungan masyarakat terdekat dari setiap anggota Electro Wars.

“Harapannya, kami bisa memberikan sedikit perubahan tentang mindset masyarakat terhadap limbah plastik yang sangat susah diurai oleh alam, dan memberikan pemikiran moderen kepada masyarakat tentang limbah berguna, hingga menjadi barang yang terpakai kembali.” Ujar Sonny -Sonixx-, salah satu anggota Electro Wars.

Selain sosialisasi via broadcast dan turun ke masyarakat, mereka juga berencana ingin membuat sebuah workshop tentang limbah plastik, industrial, tekstil dan lain-lain. Dengan diadakannya workshop tersebut, diharapkan juga mampu menggerakkan masyarakat terutama bagi anak muda untuk lebih peduli terhadap lingkungannya dari limbah yang merusak. “Semoga ke depannya kami bisa mewujudkan membuat workshop tentang hal-hal tersebut!” Ungkap Sonny.

Buat yang tertarik untuk berpartisipasi dalam project ini, bisa langsung datang ke Electro Wars Indonesia, jalan Jagir Wonokromo no. 100, Surabaya. Atau menghubungi kontak 0888 031 99072/312F27AB. Semoga apa yang mereka lakukan dalam project ini mampu membawa masyarakat kita ke kehidupan yang lebih baik, dan kita bisa memiliki alam yang bebas dari limbah yang merugikan.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *