Digital Marketing Story: Dari Blogger ke Bisnis Online

Dari Blogger ke Bisnis Online – Siapa sangka, saat ini setiap hari saya banyak menghabiskan waktu di depan laptop untuk urusan menulis, online marketing, dan lain-lain. Dan kegiatan saya di depan laptop ini pun mampu memberikan pemasukan tambahan bagi keluarga. Semua ini hanya bermula dari hobi, yang sekarang sudah bisa dibilang menjadi profesi.

Awalnya saya adalah orang yang suka sekali membaca dan menulis, bahkan dari sekolah hingga masuk ke perguruan tinggi, saya mempunyai buku diary khusus untuk menuliskan keresahan-keresahan saya. Salah satu tempat tongkrongan favorit saya adalah di toko buku, banyak novel dan buku sastra yang sudah saya baca untuk pelampiasan hasrat membaca.

Sampai akhirnya internet mulai marak, warnet kemudian menjadi tempat favorit saya, bahkan di malam minggu banyak saya habiskan untuk browsing ataupun chatting dengan MiRC sekadar mencari kenalan baru.

Mulanya suka baca-baca berita di web portal, sampai akhirnya suka membaca tulisan personal orang-orang di blog. Pertama kali mengenal blog dari membaca buku pertamanya Raditya Dika “Kambing Jantan”, hingga akhirnya memutuskan untuk membuat blog sendiri sebagai ganti menulis di buku diary.

Saat itu ketika saya mulai rajin menulis di blog (yang masih gratisan menggunakan Blogspot), saya merasa menemukan jiwa yang hilang. This is my passion. Menulis seperti menemukan oase di padang pasir yang kering, hingga hari-hari banyak menghabiskan waktu untuk blogging.

Ngomong-ngomong soal ngeblog, ternyata hobi yang satu ini nggak hanya sebatas menulis dan menulis. Namun banyak hal yang bisa dipelajari dan didapat dari sana.

Banyak Hal yang Bisa Didapat dari Blogging

dari blogger ke bisnis online

Mengenal Tentang Beberapa Jenis Digital Content

Bicara soal blog, yang pertama kali terlintas di pikiran orang pasti tentang tulis-menulis. Dari ngeblog inilah saya jadi mengenal istilah copywriting dan sebagainya. Terlebih setelah saya masuk ke dunia media, selain menulis di blog sendiri, saya juga pernah menulis untuk beberapa majalah, tabloid, E-magazine maupun web portal.

Dulu yang awalnya hanya menulis suka-suka tentang curhatan pribadi, jadi mengerti tentang teknik copywriting, bagaimana menggunakan bahasa yang baik yang sesuai dengan KBBI, bagaimana menggunakan kata sambung, meletakkan titik (.) atau koma (,) di dalam sebuah kalimat. Hingga saat ini saya sudah pernah menulis beberapa jenis tulisan seperti review, reportase, hingga soft selling dan lain sebagainya.

Selain berupa tulisan, ada jenis digital content lain yang juga bisa ditampilkan di blog loh. Ada blogger yang suka posting foto-foto hasil hunting di banyak tempat, ada yang suka posting tentang design graphic, ada juga yang suka posting foto-foto outfit of the day yang kemudian disebut dengan fashion blogger. Mereka adalah orang-orang yang banyak bermain di digital image content.

Kemudian ada blogger yang suka membuat konten video, entah itu video animasi, slide show, stop motion, vlog dan lain-lain. Ternyata juga bisa disematkan ke dalam postingan blog, seperti contohnya vlog (video blogging) yang pernah saya buat bersama teman berikut ini.

Dengan konten gambar atau video seperti ini, postingan di blog akan jadi lebih menarik. Sehingga besar kemungkinan akan membuat pengunjung blog kita menjadi betah.

Bisa Utak-Atik Template Sendiri

Selain konten yang menarik, hal lainnya yang harus diperhatikan agar blog kita disukai banyak orang adalah harus mempunyai tampilan yang menarik. Jelas hal ini berkaitan dengan template blog yang kita gunakan. Seiring berkembangnya teknologi, pengguna internet juga bertranformasi. Dulu pengguna internet terbanyak adalah dari desktop (PC/laptop), sekarang mobile gadget yang merajai traffic di blog. Sekitar 70%-80% pengunjung blog adalah pengguna smartphone dan tablet.

Hal ini yang kemudian membuat para blogger mau tidak mau harus mengganti template blog mereka menjadi responsif, agar pengguna smartphone juga tetap nyaman membaca blog kita.

Berawal dari utak-atik template sendiri inilah saya kemudian jadi mengerti sedikit-sedikit tentang koding HTML, CSS dan sebagainya. Ditambah dengan pengalaman setting domain untuk Blogspot dan hosting untuk WordPress, saya kemudian mencoba untuk menawarkan jasa pembuatan blog/website. Hingga saat ini ada beberapa website klien yang sudah pernah saya kerjakan.

Belajar SEO dan SEM

Siapa sih yang tidak ingin blog-nya dikunjungi banyak orang, semakin banyak pengunjungnya, blog tersebut juga akan mendapat peringkat yang bagus pula. Terlebih jika blog yang dipunyai digunakan untuk monetize. Entah itu sebagai blog reviewer, blog bisnis ataupun blog untuk jualan online.

Blog yang mempunyai banyak pengunjung akan mudah mendapat kepercayaan klien untuk me-review produk. Atau bagi yang membuat blog untuk bisnis atau jualan, dengan banyaknya pengunjung akan memungkinkan untuk menemukan pelanggan baru, sehingga produk yang ditawarkan besar kemungkinan untuk terjual banyak.

Itu pula yang dulu pernah terpikir oleh saya yang seneng banget menulis, tapi bingung bagaimana agar tulisan saya bisa dilihat oleh banyak orang.

Singkat cerita akhirnya saya mengetahui tentang teknik SEO (search engine optimization) maupun SEM (search engine marketing) besert optimasinya, semua itu saya pelajari otodidak hanya dengan bertanya pada Google. Dengan optimasi SEO pada blog, semula yang buat artikel asal-asalan, kini mulai memperhatikan target keyword dengan bantuan webmaster, sampai pasang FB ads dan Instagram ads-pun kini menjadi makanan sehari-hari. Hasilnya, jangan ditanya, pengunjung blog pun mulai naik.

Maraknya Bisnis Berbasis Online, Membuat Pelakunya Harus Serius Memikirkan Tentang Digital Marketing

Jaman sudah serba online, pelaku bisnis pun saat ini berlomba-lomba untuk meng-online-kan usaha mereka. Sebut saja salah satu kawan saya yang mempunyai usaha rental mobil, daripada tetap melakukan promosi secara konvesional dengan menggunakan brosur atau jemput bola door to door, promosi dengan menggunakan website atau sosial media saat ini justru lebih menguntungkan. Mudah dan murah, bahkan bisa auto pilot kalau website yang digunakan dioptimasi dengan baik.

Untuk itu saya menawarkan marketing online agar web/blog-nya mendapat lebih banyak pengunjung, dan usaha yang dijalankannya bisa lebih ramai.

Salah satu trik agar website/blog memiliki SEO yang baik adalah, dengan meningkatkan teknik digital marketing.

dari blogger ke bisnis online

1. Digital Content

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal, ada beberapa jenis digital content. Kata orang, konten adalah raja. Bagus atau tidaknya kualitas suatu blog/website, tergantung dari seberapa baik konten yang dimilikinya. Bahkan algoritma Google terbaru pun sekarang mengacu pada seberapa menarik atau bermanfaatkah konten tersebut bagi pembacanya. Hal ini bisa dinilai dari seberapa lama rata-rata orang membuka suatu halaman pada blog, yang kemudian disebut dengan bounce rate.

Jadi jika dulu orang mengoptimasi konten untuk search engine, sekarang buatlah konten yang berkualitas untuk manusia. Bagi pelaku bisnis yang ingin mengoptimasi website-nya dengan konten yang berkualitas, tidak ada salahnya membayar jasa penulis online yang terpercaya. Karena selain pekerjaannya lebih cepat, jasa penulis online umumnya lebih fokus memproduksi konten yang berkualitas ketimbang pelaku usaha yang juga harus memikirkan perputaran usahanya.

2. Optimasi Keyword

Optimasi keyword berarti kita memilih keyword yang relevan dengan usaha kita, seperti misalnya kita memiliki usaha jasa travel agent. Maka keyword yang umumnya digunakan untuk membuat konten pada website travel agent adalah sekitar #liburan, #traveling, #tour, #Wisata dan lain-lain. Untuk pemilihan keyword yang populer, bisa dilihat pada Webmaster atau Audience Insight pada Facebook.

Kemudian beberapa keyword tersebut kita optimasi kembali pada website, seperti meletakkannya pada meta tag, atau menerapkan teknik SEO on page pada artikel. Dengan optimasi keyword yang baik, promosi yang kita lakukan akan lebih tertarget, serta bisa menarik lebih banyak pengunjung lewat SERP (search engine result page).

3. Share Link

Saat ini, hampir semua masyarakat dari berbagai kalangan memiliki akun sosial media. Kita pun bisa memanfaatkan sosial media tersebut untuk meningkatkan pengunjung website, dan meningkatkan pendapatan pula. Caranya dengan share link blog atau promo pada sosial media, umumnya setiap brand usaha memiliki akun media sosial khusus atau fanpage untuk mengatur postingan agar tidak tercampur dengan postingan pribadi.

Selain online, juga bisa share link secara offline seperti menyantumkan pada kartu nama, brosur, stiker, merchandise dan lain-lain.

4. Backlink

Salah satu teknik digital marketing untuk memperkuat SEO pada web/blog adalah, harus mempunyai backlink yang berkualitas. Untuk mendapatkan backlink bisa dengan melakukan tukar link dengan sesama blogger, bogwalking pada blog-blog yang memiliki banyak pengunjung, submit tulisan pada situs social bookmark, atau bisa juga kembali lagi pada konten yang berkualitas. Artinya apabila konten yang kita miliki berkualitas dan disenangi orang, otomatis tanpa kita minta, orang akan dengan senang hati share tulisan di blog kita pada media sosial, atau me-review-nya pada blog yang lain.

5. Promosi

Selain SEO, cara lain yang bisa digunakan untuk meningkatkan traffic pada web/blog adalah dengan pasang iklan. Dengan membayar fee suatu ads, kita bisa menampilkan halaman web yang kita promosikan untuk lebih bisa dilihat banyak orang. Beberapa contoh iklan yang bisa kita gunakan seperti Adwords, Facebook ads, Instagram ads dan lain-lain.

Cara yang satu ini memang tidak gratis, tapi tidak akan rugi jika hasilnya mampu meningkatkan pengunjung web/blog dan mendongkrak penjualan.

Sayang banget kan kalau punya usaha yang bagus, tapi publikasi-nya kurang. Dengan beberapa teknik digital marketing semoga usaha apapun yang dijalankan mampu meraih kesuksesan.

 

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *