Cita-cita Tanoto Foundation Lahirkan Peneliti dan Entrepreneur

Peneliti seringkali diasosiasikan dengan orang-orang cerdas. Dengan kepintarannya, mereka mampu melakukan riset mendalam terhadap sebuah hal. Namun, tak jarang juga peneliti kerap dianggap hidup di “awang-awang” karena mereka tidak menjalani aktivitas yang sama seperti masyarakat yang menjadi target hasil penelitiannya.

Padahal seharusnya tidak seperti itu. Peneliti justru harus dekat dengan masyarakat. Mereka mesti menghadirkan solusi beragam persoalan yang biasa terjadi.

cita-cita tanoto foundation

Hal inilah yang tengah diupayakan oleh Tanoto Foundation. Yayasan yang didirikan oleh salah seorang pengusaha Indonesia, , berusaha menghilangkan kesenjangan antara peneliti dan masyarakat melalui Tanoto Student Research Award (TSRA).

Sejak tahun 2007, Tanoto Foundation yang didukung penuh oleh keluarga Sukanto Tanoto mulai menyelenggarakan TSRA. Kegiatan ini pada dasarnya berusaha untuk melahirkan para peneliti andal di Indonesia. Caranya ialah dengan memberi dana hibah sebesar Rp100 juta per tahun kepada sejumlah perguruan tinggi yang menjadi mitra. Dana tersebut yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk membiayai riset para peneliti, terutama mahasiswa.

Setiap tahun, kegiatan berhasil menghadirkan kompetisi antar peneliti. Setiap perguruan tinggi memilih hasil penelitian yang diajukan di tingkat nasional, hingga selanjutnya diadakan penilaian untuk mencari yang terbaik.

TSRA tidak hanya ingin membuat para mahasiswa melakukan riset yang tidak membumi. Peneliti didukung untuk mampu menjawab persoalan yang ada di masyarakat melalui hasil penelitiannya. Dengan kata lain, hasil riset wajib menjadi solusi atas sebuah problem nyata.

Hal itu juga bertujuan baik bagi para peneliti. Sebab, riset yang mereka lakukan bisa membuka peluang mereka penjadi periset plus, yakni peneliti sekaligus entrepreneur. Pasalnya, hasilnya adalah solusi praktis bagi masyarakat.

“Ini ruang mereka juga untuk jadi entrepreneur. Penelitian-penelitian ini punya potensi untuk terhilirisasi ke industri,” ujar Sihol Aritonang, Ketua Pengurus Tanoto Foundation kepada Okezone.com.

Beberapa hasil penelitian yang ditampilkan di TSRA mulai menunjukkan hasil ke arah yang diharapkan. Mereka mampu menjadi solusi berbagai permasalahan di masyarakat. Seperti drone bawah laut karya mahasiswa asal Universitas Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan di laut Indonesia, dan pembangkit listrik tenaga panas matahari karya mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang mampu menghadirkan listrik dengan memanfaatkan panas matahari.

Tak aneh, keluarga Sukanto Tanoto mendukung penuh kehadiran TSRA setiap tahunnya. Mereka yakin dengan kehadiran para peneliti andal, daya saing Indonesia akan meningkat dan kesejahteraan rakyat juga bisa terwujud.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *