Cerita Kehamilan, Si Baby yang Sudah ‘Parkir’

Cerita Kehamilan, Si Baby yang Sudah ‘Parkir’ – Alhamdulillah, sekarang kehamilan istri saya sudah memasuki bulan ke-delapan, itu artinya semakin mendekati proses kelahiran buah hati kami yang kedua. Untuk kehamilan anak kedua ini, istri saya kayaknya lebih tenang menghadapi kehamilan yang kedua dibanding kehamilan anak kami yang pertama, Abel. Pun juga tidak begitu berat, tidak banyak muntah atau teler seperti kehamilan pertama. Insya Allah diberi kemudahan dan kelancaran sampai proses kelahiran.

Rutin Memeriksakan Kehamilan

Seperti biasa, setiap bulan rutin istri saya memeriksakan kehamilan di bidan yang paling dekat rumah, bidan bu Is. Harapannya sih nanti kalau waktu mau melahirkan nggak terlalu repot, tinggal koprol udah sampai ke ruang bersalin. Namun begitu, untuk lebih tahu tentang kondisi bayi kami, kami juga memeriksakan kandungan dengan USG 4 dimensi ke dr. Harris di daerah Menur Pumpungan, Surabaya. Alhamdulillah selama beberapa bulan menjalani pemeriksaan, baik di bidan bu Is maupun di dr. Harris tidak ada kelainan ataupun kendala di kandungan istri saya. Dari USG 4 dimensi bisa diketahui bentuk wajahnya, alhamdulillah semua normal, itu yang terpenting. Dan kami juga mendapatkan bonus yang nggak kalah menggembirakan, dari hasil USG diketahui kalau jenis kelamin bayi kami ini insya Allah laki-laki. Komplit deh setelah anak pertama perempuan. 🙂

cerita kehamilan
Saat USG 4 dimensi di dr Harris

Sepertinya bayi cowok kami agak pemalu kayak bapaknya, dari beberapa kali di USG dia lebih sering nutupin mukanya. Mungkin dia pengen ngasih surprise aja sih buat orangtuanya. 😀 Yang lucu itu ketika periksa kehamilan di bidan bu Is, kebetulan kemarin di bu Is ada penyuluhan bagi ibu-ibu yang sebentar lagi melahirkan. Semuanya diperiksa, mulai dari atas sampai bawah. Dan si ibu bidan bilang “Nah, bayinya udah parkir”, artinya posisi bayi sudah sempurna, kepalanya di bawah, siap untuk di-launcing bulan depan. Kalau prediksi dari dokter, kelahiran si baby ganteng ini sekitar tanggal 26 Juli 2016.

Kalau ditanya bagaimana perasaan menyambut anak yang ke-dua ini, pastinya bahagia, excite juga karena prediksi dari USG jenis kelaminnya laki-laki. Jadi buru-buru pengen ngerasain gitu punya anak cowok. Apakah anak laki-laki ini nantinya bakal bedinggasan juga kayak kakaknya, si Abel. Atau justru malah lebih pendiam kayak bapaknya. Bagaimanapun dia nantinya, semoga kami bisa mendidik dan mampu memberikan yang terbaik. Dan yang tidak kalah penting, kami mampu berlaku adil kepada keduanya.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *