Berendem di Air Panas Pacet

Entah berapa kali saya mengunjungi Pacet, dari kolam renangnya yang paling populer. Air terjun Coban Canggu yang masih alami banget, sampai ke lokasi pemandian Ubalan yang selain kolam renang, juga banyak terdapat pilihan wahana permainan untuk keluarga. Sampai ke sekian kalinya, Pacet masih nggak membosankan untuk menghabiskan waktu liburan bareng keluarga tentunya.

Selain dari beberapa spot wisata di Pacet yang saya sebutkan di atas, ada satu tempat yang mungkin banyak yang belum tahu. Namanya Whirpool Padusan yang sebenarnya kalau diartikan mungkin semacam tempat pemandian air panas. Dan benar saja, di sini memang benar-benar tempat pemandian air panas, karena nggak seperti kolam pemandian air panas sebelumnya yang juga terdapat kolam renangnya, di Whirpool Padusan ini hanya terdapat satu kolam untuk berendam, dan airnya itu panas asli dari pegunungan, bukan dari kompor atau kayu bakar.

pacet, pemandian air panas, indonesia
Pintu masuk Whirpool Padusan

Kalau dilihat dari tampilan luarnya sih, bangunannya mirip sama bentuk bangunan jaman kerajaan. Model joglo dengan tembok yang menonjolkan tatanan batu batanya. Jadi berasa pengen punya yang beginian di rumah. Hehehe..

Tiket masuknya hanya Rp 10ribu saja per orang.

pemandian air panas, pacet, indonesia
Kolam pemandian air panas

Kolamya nggak seberapa besar, dan dalamnya hanya seukuran perut anak-anak. Namanya juga lokasi pemandian, jadi yang ada di sini yah orang-orang yang memang niatnya mau berendam saja. Air panas yang keluar adalah air panas asli dari pegunungan yang katanya panasnya karena belerang. Dan berendam di sini itu dipercaya bisa menyembuhkan banyak penyakit, karena selain kandungan air belerang yang katanya bisa untuk mengobati penyakit kulit, juga energi panas dari airnya yang dipercaya bisa melancarkan peredaran darah dan membuang  racun dalam tubuh. Keren yah, buatan alam loh ini. 🙂

pacet, pemandian air panas

Selain berendam di air panas itu nikmat banget, sambil melihat pemandangan sekitar yang masih didominasi oleh pohon-pohon tinggi, juga menghirup udara yang masih segeerrrr banget, bikin betah nggak pengen pulang.

Buat yang belum tahu lokasinya, dari lokasi kolam renang masih jalan terus, kemudian agak naik dan ketemulah tempat pemandian yang bentuk bangunannya mirip joglo. Lumayan gampang kok, kalau masih bingung sih mending nanya ke orang sekitar daripada nantinya malah kesasar 😀

You may also like...

6 comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *