Belajar Wirausaha Bersama Pengusaha Wall Sticker di Tokopedia Roadshow

Beberapa waktu lalu, Deddy Corbuzier pernah bercerita bahwa dia memiliki sebuah toko. Seiring berjalannya waktu, pengunjung tokonya semakin hari semakin berkurang. Ternyata, dengan semakin majunya teknologi terutama di bidang teknologi internet, toko yang dimilikinya kalah pamor dengan toko-toko online yang banyak tersebar di ranah internet. Mulai dari toko online yang menggunakan platform jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain. Sampai toko online berupa website dan blog. Dan yang saat ini lagi ngehitz banget itu toko online yang dikelola melalui e-commerce atau online marketplace. Salah satunya adalah Tokopedia.

roadshow tokopedia
Suasana roadshow Tokopedia

Kemarin malam (05/11), Tokopedia sebagai salah satu marketplace yang sedang berkembang pesat mengadakan talkshow yang terletak di Dyandra Convetion Hall, Surabaya. Selain untuk memperkenalkan sistem di dalam Tokopedia sendiri, acara yang digelar di beberapa kota ini juga sebagai ajang sharing antara narasumber dengan pengunjung yang juga termasuk seller di Tokopedia, ataupun yang berminat kepengen bergabung menjadi seller.

Acara yang digelar mulai pukul 7 malam ini mulanya disediakan kuota sebanyak 700 orang pengunjung, ternyata antusias warga Surabaya diluar dugaan, pengunjung yang datang malam itu bahkan hampir mencapai 800-an orang. Jadinya banyak yang nggak kebagian goodie bag, kupon doorprize dan snack. Nggak cuma itu, mereka yang datang di luar kuota 700 orang harus terpaksa berdiri, atau rela duduk lesehan hanya agar bisa mengikuti jalannya acara talkshow bareng orang-orang hebat.

Acara pertama dibuka oleh MC, kemudian penampilan stand up comedy dari komika asli Surabaya, Dodit Mulyanto. Sukses mengocok perut warga Surabaya, acara dilanjutkan dengan talkshow yang mendatangkan narasumber dari Tokopedia yakni bapak Leon (COO Tokopedia), dan ibu Dina (Dina Wall sticker) dari kota Malang. Ibu Dina adalah salah satu seller di Tokopedia yang sukses mampu meraup keuntungan antara 10-15 juta tiap bulannya. Wow!

roadshow tokopedia, talkshow, tokopedia
Dodit Mulyanto membuka acara talkshow Tokopedia

Mungkin keantusiasan warga kota Surabaya yang datang pada malam hari itu banyak yang memiliki kesamaan, yaitu sama-sama ingin belajar bagaimana sih agar bisa menjadi pengusaha yang sukses seperti bu Dina yang hanya dengan berjualan wall sticker saja sudah bisa mengantongi keuntungan sedemikian besar. Dan benar saja, bu Dina malam itu bahkan mau membuka rahasia kecilnya agar barang yang dia jual bisa laku keras di Tokopedia.

Indonesia adalah negara yang mau nggak mau diharuskan mempersiapkan diri dari pasar global dari aspek manapun, seperti yang kita tahu pada akhir 2015 diperkirakan Indonesia akan memasuki pasar MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), dimana kapabilitas perekonomian masyarakat Indonesia harus ditingkatkan terus agar tidak kalah saing di negara sendiri. Salah satunya adalah dengan menguatkan perekonomian di sektor UMKM.

Tokopedia adalah salah satu dari sekian layanan yang menyediakan fasilitas gratis untuk UMKM di Indonesia, segala fasilitas mulai dari lapak online gratis, sampai keamanan dan kenyamanan bertransaksi bisa diperoleh di sini gratis. Tinggal bagaimana kekreatifan seller-seller Tokopedia dalam memajukan dagangannya.

roadshow tokopedia. talkshow tokopedia
Talkshow sedang berlangsung

Seperti yang ditanyakan oleh salah satu pengunjung talkshow kemarin, yang kebetulan adalah seller dari Tokopedia juga. Dia sudah berjualan selama beberapa bulan, namun penjualan tidak juga mendapatkan klimaks seperti yang didapat oleh bu Dina. Kadang dalam sebulan ramai penjualan, kadang bulan depan nggak ada transaksi. Sampai-sampai si penanya ragu, apakah benar bu Dina mampu meraup keuntungan segitu banyaknya. Jangan-jangan bohong nih, pencitraan aja. wk wk wk.

Namun hal itu disangkal oleh bu Dina sendiri, memang benar seperti itu adanya. Dia dulunya adalah karyawan swasta di sebuah daerah di Madura, memiliki gaji hanya 2,5 juta sebulannya. Awal mula mengenal wallsticker adalah dari saudaranya. Kemudian kepengen banget menjual sampai membuka lapak kecil di depan rumahnya di Malang. Namun penjualan wallsticker miliknya bisa dibilang sangat seret, hampir tidak ada yang beli. Sampai suatu hari dia mengenal media online dan belajar berjualan di situ. Sampai akhirnya mengenal Tokopedia, dan yang membuat bu Dina lebih semangat berjualan di ranah online adalah dia mampu menjual produknya sampai ke pelosok negeri. Dia ingat pembeli pertamanya adalah dari daerah Aceh.

Ada satu cerita menarik, dia pernah mendapat pembeli dari daerah Papua. Harga wallsticker-nya hanya Rp 16ribu saja, ongkos kirimnya sampai sekian ratus ribu. Namun diluar dugaan si pembeli tersebut mau membayar hanya agar wallsticker tersebut sampai ke tangannya. Amazing bukan!

Kini bu Dina selain menjadi seller di Tokopedia, dia juga menerima banyak dropship, yang mana menjadi dropship juga bisa menjadi peluang yang sangat menggiurkan. Kita tidak perlu mengeluarkan modal banyak, tidak perlu menyetok barang di gudang, cukup bermodal katalog saja kita sudah bisa berjualan.

Pesan terakhir dari bu Dina, jangan ‘terlalu’ banyak berpikir, karena yang ‘terlalu’ itu tidak baik. TER LA LU!. Pelajari, kerjakan dan rasakan hasilnya. Bu Dina yang ibu rumah tangga aja bisa, kamu kapan? šŸ˜€

You may also like...

2 comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *