7 Langkah Jitu Belajar Mengemudi Mobil

Mempunyai keahlian mengemudi mobil sebenarnya sangat layak untuk dipelajari, karena akan banyak bermanfaat di kemudian hari. Baik itu untuk keperluan pribadi, keperluan keluarga maupun untuk keperluan pekerjaan. Memiliki kemampuan mengemudikan mobil, bukan berarti harus punya mobil terlebih dahulu kok. Meskipun belum memiliki mobil pribadi, namun kalau sudah mahir menyetir mobil, banyak keperluan akan jadi lebih mudah dan hemat biaya.

Baca juga: 5 Keuntungan Bisa Mengemudikan Mobil

Adapun bagi yang belum bisa dan berkeinginan untuk bisa mengemudikan mobil, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan agar bisa mengemudikan mobil sendiri.

7 Langkah Jitu Belajar Mengemudi Mobil

belajar mengemudi mobil
image credit: insuranceguidebook.com

INGAT!!! Untuk melakukan langkah-langkah dalam belajar mengemudikan mobil berikut ini, harus didampingi oleh orang yang sudah ahli. Bisa jadi itu teman, keluarga, atau guru les mengemudikan mobil agar latihan anda berjalan baik dan tidak berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Mengenali Fungsi Dan Cara Kerja Setiap Elemen Dalam Pengemudian Mobil

Hal pertama yang penting untuk dilakukan dalam belajar mengemudikan mobil adalah, belajar mengenal fungsi-fungsi dan cara kerja dari elemen-elemen dalam pengemudian mobil. Seperti misalnya elemen yang paling dasar adalah pedal gas, rem dan kopling; perseneling serta cara memindah gigi, tuas lampu sein dan lain-lain. Penting untuk mengetahui letak, fungsi dan cara pengoperasian agar kemudian lebih mudah dalam belajar mengemudikan mobil.

Belajar Menyalakan Mesin, Memindahkan Gigi dan Bergerak Maju

Kemudian setelah mengetahui fungsi dan cara kerja dari masing-masing elemen, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah belajar untuk menyalakan mesin, memindah gigi dan bergerak maju. Untuk belajar tahap ini, ajak mentor anda ke sebuah tanah lapang yang sepi dan aman, kemudian belajarlah untuk membiasakan diri dalam mengatur kopling, gas dan rem agar bisa berjalan dengan baik. Karena bagi yang belum pernah mengemudikan mobil, pada tahap ini biasanya sering terjadi mati mendadak, maupun ‘loncat’ karena kurang pas dalam mengatur pedal gas dan kopling.

Belajar Jalan, Belok dan Mengerem

Setelah bisa menyalakan mesin, memasukkan gigi dan bergerak maju, masih di lapangan yang sepi dan aman. Belajarlah untuk jalan, belok dan mengerem.

Belajar menjalankan mobil agar bisa jalan dengan mulus, tidak loncat maupun mati mendadak. Atur kecepatan mobil agar tetap stabil, belajarlah untuk memindahkan gigi ketika mobil sudah jalan.

Lakukan juga latihan berbelok kiri maupun kanan, rasakan dan biasakan agar bisa mengatur stir kemudi. Jangan lupa untuk kontrol posisi mobil dengan melihat spion kiri maupun kanan. Biasakan juga untuk menyalakan lampu sein sebelum belok, agar tidak berbahaya bagi diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Yang tidak kalah pentingnya, adalah belajar mengerem. Mengerem mobil tidak boleh mendadak, maupun terlalu kencang. Biasakan agar mengerem pun bisa sehalus mungkin, dan tidak membuat penumpang di belakang terpelanting.

Sudah Lancar di Lapangan, Saatnya Berpindah Ke Jalan

Setelah semua langkah sudah bisa dilakukan dengan lancar, saatnya berpindah track dari tanah lapang ke jalanan. Tetap dalam melakukan latihan ini harus didampingi oleh mentor yang sudah ahli. Pertama berjalanlah di jalanan yang agak sepi, misalkan di sekitar komplek rumah. Berjalanlah pelan-pelan, perhatikan setiap hal. Seperti bagaimana cara melewati polisi tidur, bagaimana melewati jalan sempit, bagaimana melewati persimpangan, belokan, putar balik dan lain-lain.

Berlatihlah ke Jalan Raya Terutama di Jalan Dua Arah

Saatnya berlatih ke jalan raya yang ramai, tetap fokus dan konsentrasi. Selalu perhatikan jarak dengan kendaraan lain, kecepatan, marka jalan dan lain-lain. Terutama saat melewati jala raya dua arah, dimana di tahap ini seringkali suka grogi bila berpapasan dengan mobil lain yang berlainan arah. Tanyakan bagaimana harus menjaga posisi mobil pada mentor anda, karena di track jalan raya apabila tidak berhati-hati dan fokus akan menjadi sangat berbahaya.

Berlatih Pada Tanjakan dan Turunan

Berlatih pada tanjakan dan turunan, juga sangat penting untuk dikuasai dalam mengemudikan mobil. Karena bagaimanapun juga, kita pasti akan menemukan jalan yang menanjak maupun menurun. Hal ini tidak bisa dihindari, akan menjadi sangat berbahaya kalau tidak bisa mengontrol mobil saat menanjak maupun menurun. Berlatihlah di jalan tanjakan/turunan yang sepi, agar tidak berbahaya.

Belajar Mundur dan Parkir

Terakhir, belajar mundur dan parkir juga tidak kalah penting untuk dipelajari. Bagaimana kontrol mobil saat mundur, bagaimana memutar stir kemudi ketika akan belok, sampai menempatkan mobil pada tempat parkir. Terkadang, kita juga harus bisa mengatur mobil, menempatkan pada lokasi parkir yang cukup sempit. Karena tidak selamanya, lokasi yang akan kita tuju memiliki tempat parkir yang luas.

Kunci agar bisa mengemudi mobil dengan baik adalah dengan berlatih, dan membiasakan membawa mobil sesering mungkin. Memang dalam proses belajar mengemudi mobil, tidak bisa langsng mahir dalam satu atau dua hari, semua butuh proses dan pembiasaan. Bagi yang tidak memiliki mobil sendiri, setelah berlatih, sebaiknya jangan terlalu lama tidak mengemudikan mobil. Karena meskipun hapal teorinya, terkadang karena terlalu lama tidak memegang stir, akan menurunkan fungsi reflek tubuh dalam mengendalikan sebuah mobil. Akhirnya mengemudi akan terasa grogi dan kaku.

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *