Beberapa Jenis Transaksi Online

Kalian termasuk orang yang suka nyari-nyari barang di jual-beli online semacam Berniaga atau OLX gitu? Udah perrnah bertransaksi belum? Saya termasuk orang yang sering melakukan hal tersebut, yap doyan nyari-nyari di jual-beli online dan beberapa kali melakukan transaksi. Dari pengalaman saya, ada beberapa jenis penjual yang ada di dalamnya.

tips transaksi online
Photo: itsfreakolotion.blogspot.com/

1. Penjual yang minta transaksi lewat udara

Bukan, bukan berarti tipe yang satu ini sukanya berjualan di atas pesawat atau helikopter. Tapi mereka selalu minta transaksi lewat transfer-kirim dengan dalih jarak yang berjauhan. Mereka akan minta uang kalian di transfer ke rekening mereka, kemudian mereka akan menjanjikan barangnya dikirim lewat paket. Untuk transaksi jenis ini saya sarankan jangan! Kita nggak tahu apakah mereka jujur atau nggak. Kita nggak tahu bagaimana kondisi barang yang kita beli, terutama biasanya untuk jenis barang elektronik seperti handphone dan sejenisnya. Apakah ori, apakah bekas, apakah rusak dan sebagainya. Bahkan ada isu yang mengatakan barang yang dikirim setelah paketan dibuka isinya hanya batu. Walaupun nggak semua penjual adalah penipu, tapi untuk waspada terhindar dari korban penipuan nggak ada salahnya kok menghindari, jangan sampai tergiur hanya karena harganya yang murah.

2. Penjual yang menyanggupi COD, tapi setelah janjian dia bilang lagi di luar kota

Kondisi seperti ini juga pernah saya alami. Waktu sms-an bilangnya siap COD (cash on delivery-bayar saat ketemuan). Bahkan sama orangnya dikasih alamat toko. Waktu janjian sudah ditentukan, pas mau ketemuan ternyata dia bilang ada urusan ke luar kota. Dia minta uangnya di transfer saja, nanti barangnya dikirim. Bahkan dia berani bersumpah kalau dia nggak akan nipu. Saya jadi ragu, mungkin saja dia jujur, tapi mungkin juga dia penipu ulung. Untuk lebih amannya mendingan jangan! Carilah transaksi yang lebih aman saja. Dan tahu nggak, karena penasaran, saya cari deh itu alamat toko yang dia kasih, dan ternyata toko tersebut nggak ada. Alamat yang diberikan ternyata alamat dealer mobil, padahal bilangnya toko elektronik.

3. COD (Cash On Delivery)

Yass, dan beberapa kali saya melakukan transaksi dari OLX / Berniaga sukses berujung kepuasan adalah dengan melakukan COD. Carilah barang yang alamatnya terjangkau untuk melakukan COD, dengan COD kita bisa mengecek barang tersebut. Kita bisa tahu kondisi barang yang akan kita beli, bahkan bisa melakukan tawar menawar loh. Kita nggak perlu transfer duit, nggak perlu nunggu lama kiriman paket, dan yang paling penting kita terhindar dari yang namanya penipuan.

Seminggu yang lalu saya membeli jam tangan dari OLX, prosesnya pun COD. Saya mendatangi alamat yang diberi yang ternyata adalah toko jam. Bahkan setelah melakukan transaksi, saya mendapat garansi. Dan bener saja, beberapa hari lalu jam tangan tersebut kemasukan air saat saya pakai berenang. Karena toko tersebut memberi garansi jikalau mati karena kena air, saya klaim dan diganti baru. Wow, puas banget.

Jadi kalau kalian mau melakukan transaksi online, sebisa mungkin lakukanlah melalui COD. Lebih aman, nyaman dan puas!

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *