Ayam Goreng Paryanti, Menu Baru @BanyuAnget (Surabaya)

Sebagai arek Suroboyo, nggak asik kalau nggak nongkrong. Yoi, yang namanya arek Suroboyo pasti doyan nongkrong, terbukti dengan menjamurnya tempat tongkrongan yang asoy, yang wajib dijajal kalau kalian mampir ke Surabaya. Tanya saja arek-arek Suroboyo, di mana saja sih tempat tongkrongan yang geboy. Hampir di setiap sudut kota pasti ada saja arek-arek yang nongkrong. Mulai dari taman Bungkul, taman Apsari, gang setan Basuki Rahmat, balai Pemuda, taman Surya (balaikota Surabaya), atau mau kulineran di jalan Walikota Mustajab, sampai sepanjang jalan Manyar Kertoarjo yang penuh berjejer rumah makan yang jadi tongkrongan arek-arek Suroboyo yang agak tebel dompetnya. 😀 Malahan ini saya juga lagi nongkrong,, di jamban.

krik..krik… **

Satu hal yang lagi ngetrend di Surabaya saat ini adalah, angkringan khas Jogja. Dan salah satu starter yang memprakarsai *halah* munculnya trend angkringan di Surabaya ini adalah Banyu Anget. Yoyoi, karena Banyu Anget ini sudah berdiri sejak tahun 2011 loh. Nggak capek ya berdiri selama itu? *halah*

Karena saat itu masih jarang banget, malah mungkin belum booming yang namanya ‘angkringan’ di Surabaya, Banyu Anget (yang saat itu masih berlokasi di Semolowaru) sampai diliput SCTV loh. Nih buktinya kalau nggak percaya!

Dan juga diliput sama JagoMakan Surabaya.

Keren toh! Fenomena angkringan kemudian semakin banyak bermunculan dan menjamurrrrrrrrrrr sampai ke sudut-sudut terkecil di Surabaya. Saat ini Angkringan Banyu Anget sudah move on berlokasi di jalan Nginden Semolo no. 22 Surabaya. Dengan lokasi yang lebih gede dan lebih kekinian, makin tambah asyik buat tempat nongkrong arek-arek Suroboyo.

Saya kebetulan suka nongkrong di tempat ini, malahan malam tahun baru kemarin diundang buat menyaksikan satu pegelaran event yang bertajuk “Parade Waktu. Tentang rasa, tentang cinta” dengan bintang tamu The Look (Liputan event bisa dibaca di sini). Sampai beberapa waktu lalu saya membaca ada yang baru di Banyu Anget. Kini ada menu baru, namanya Ayam Goreng Kampung Paryanti, resep asli dari Jawa Tengah yang dihadirkan khusus buat arek-arek Suroboyo, selain itu kini Banyu Anget buka 24 jam untuk memenuhi permintaan kosumen yang ingin menikmati ayam goreng kremes ini di siang hari, WOW!

ayam goreng paryanti
Ayam goreng kampung Paryanti yang bikin nagih!

Akhirnya kemarin saya bersama anak istri menyempatkan diri juga buat nyobain menu baru ini. Ditambah cangkir besar kopi susu, dan Abel minum es sinom, sukses menikmati malam yang dingin dengan kehangatan bercengkrama. Wahaha sok puitis! Weits, tapi buat kalian yang demen kata-kata puitis bisa juga loh pantengin timeline-nya twitter @BanyuAnget, kata-katanya bikin meleleh, kadang ada kuisnya juga, siapa tahu lagi beruntung bisa dapet hadiah dari Banyu Anget. 😀

Wokee, soal ayam goreng kampung Paryanti ini memang sudah lama buka di Jawa Tengah sana, kali ini Banyu Anget mengusungnya, membawa ke Surabaya. Bisa dibilang sajian ayam goreng Paryanti nggak mainstream di Surabaya, dimana kalau kita makan menu ayam goreng kebanyakan pasti berwujud penyetan. Ayam digoreng pakai serundeng (parutan kelapa yang digoreng kering), dipenyet di layah dengan sambel tomat/terasi, lalu ditambah lalapan daun kemangi, timun dan kol. Sementara ayam goreng Paryanti ini beda.

Ayam goreng Paryanti berwujud ayam goreng dengan kremes, ayamnya empuk banget, bumbunya bahkan terasa sampai ke tulangnya. Kremesnya juga nendang, jodoh banget sama ayamnya. Lalu pake lalapan daun singkong yang dikukus, namun daun singkongnya nggak hambar, ada bumbu yang meresap yang kalau dimakan rasanya gurih. Lalu dicocol pake sambel bawang, istri saya kebetulan sering banget bikin sambel bawang. Tapi di sambel bawang Paryanti ini puedeeessss banget. Sekali cocol saja sampai ndower bibir. Dan yang lebih istimewanya lagi, ayam gorengnya tuh guede banget, Harga satu porsi ayam goreng kampung plus nasi cuma RP 17.500. Iya cuma tujuh belas ribu lima ratus rupiah untuk ayam kampung yang sepotongnya guede banget! Murahnya bingits, murahnya bertubi-tubi…

Pelayanannya cepet loh, habis pesen ayam goreng, nggak sampai sepuluh menit pesanan sudah datang. Ayam goreng kampung Paryanti juga menerima pesanan dalam kemasan nasi kotak, cocok untuk makan siang. Kalau berminat langsung aja datang ke Angkringan Banyu Anget, jalan Nginden Semolo 22 Surabaya. Atau telepon untuk order di 031 594 3781. Buka 24 jam sehari!

You may also like...

3 comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *