Apa Yang Terjadi Selama Bulan Ramadhan?

Akhirnya, setelah sebulan penuh kita umat muslim menjalankan ibada puasa Ramadhan, sampailah kita di saat kemenangan, yaitu datangnya hari raya Idul Fitri. Saya dan keluarga mengucapkan selamat Idul Fitri, Taqobbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan bathin. Juga apabila dalam blog elangg.com ada banyak kesalahan dalan kepenulisan ataupun ada kata-kata yang menusuk di hati, saya pribadi memohon maaf yang sedalam-dalamnya. Semoga Idul Fitri tahun ini kita semua diberikan kemenangan dan kembali ke pada ridho Allah.

Ngomongin soal bulan Ramadhan, terlebih di pertengahan sampai akhir bulan, saya bisa dibilang hampir nggak pernah nyenggol laptop, otomatis blog ini juga jadi agak terbengkalai. šŸ˜€ Postingan jadi jarang update, komentar juga jadi jarang dibaca dan dibales. Apakah bulan Ramadhan ini saya kemudian jadi melupakan ngeblog? Enggak juga sih, di postingan yang berjudul Hal-Hal yang Sering Terlupakan Saat Mudik Lebaran adalah postingan yang saya sempat-sempatkan buat update, yah biar nggak dibilang mati aja sih blognya. Hehehe, lalu apa sih yang terjadi selama bulan Ramadhan kemarin?

1. Mensukseskan Puasa

Namanya saja bulan Ramadhan, artinya kita umat muslim diwajibkan buat menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Kalau namanya wajib artinya harus dikerjakan untuk mendapat pahala, kalau meninggalkan tanpa alasan yang sesuai dengan ketentuan, hukumnya adalah berdosa, puasa yang ditinggalkannya tidak akan cukup meskipun diganti dengan berpuasa selama setahun penuh. Asalkan diniati dengan baik, insya Allah akan dapat menjalankan dengan baik pula.

2. Mensukseskan Untuk Khatam Baca Al Quran

Bulan Ramadhan adalah rajanya bulan, dimana dalam satu tahun bulan Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah, penuh ampunan dan penuh dengan peluang ibadah. Dimana di dalam bulan ini segala amal dilipat gandakan, bukan hanya amalan baik, amalan jelek pun dilipat gandakan catatannya. Jadi, rugi kalau nggak memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya, caranya adalah dengan memperbanyak amalan baik dan beribadah. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menghatamkan bacaan Al Quran selama bulan Ramadhan. Bukan tidak mungkin, dalam satu bulan umumnya terdapat 30 hari, kalau bisa melaksanakan membaca Al Quran 1 hari 1 juz, insya Allah bisa khatam dalam sebulan. Buat yang belum lancar baca Al Qurannya, bisa memanfaatkan Ramadhan tahun ini untuk memaksimalkan belajar membaca, agar tahun depan bisa menghatamkan membacanya.

Sabda Nabi Muhammad SAW:

Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah (Al Quran), maka baginya adalah satu pahala kebaikan yang mana satu pahala kebaikan tersebut akan dilipat gandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan ALIF LAM MIM adalah satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAM satu huruf dan MIM satu huruf. -HR Tirmidzi-

3. Mensukseskan Sholat Tarawih

Sholat tarawih adalah sholat malam yang dikerjakan berjamaah setelah sholat Isya, dimana selama bulan Ramadhan dikerjakan di malam sebelum besoknya menjalankan ibadah puasa. Tanpa dikerjakan secara berjamaah di masjid juga boleh, jadi kenapa harus males mengerjakan sholat Tarawih? Ramadhan datangnya hanya setahun sekali, kalau sampai melewatkan sehari tidak sholat tarawih, rasanya rugi besar. Kalau tidak sempat mengerjakan berjamaah di masjid, di rumah sendirian juga bisa kok. Asalkan bisaĀ full sebulan penuh, bakal lebih bisa membuat kita memaksimalkan ibadah dalam bulan Ramadhan.

4. Ā Mensukseskan Lailatul Qadar

Di dalam sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. ada satu hari dimana amalan kita akan dihitung lebih baik daripada amalan selama 1000 (seribu) bulan. Itu artinya, apabila kita mengerjakan ibadah pada malam Lailatul Qadar, maka amalan kita akan dihitung selayaknya beribadah selama lebih dari Ā 80 tahun. Dikisahkan pada suatu hari Nabi bercerita tentang 4 orang alim yang mengerjakan ibadah selama 80 tahun tanpa melakukan kesalahan sedikitpun, mereka adalah Ayub, Zakaria, Hizkil Bin A’juz dan Yusak Bin Nun. hal itu kemudian membuat heran dan iri para sahabat. Sampai akhirnya Allah SWT menurunkan wahyu-Nya bahwa ada ibadah yang bisa menandingi ibadah empat orang alim tersebut, yaitu ibadah pada malam Lailatul Qadar. Tidak ada yang tahu kapan turunnya malam Lailatul Qadar tersebut, Nabi hanya menyebutkan turun pada malam ganjil di sepuluh malam yang akhir. Untuk itu, baiknya sepuluh malam terakhirĀ full kita laksanakan ibadah yang sebanyak-banyaknya, insya Allah dapet!

5. Mensuksekan Zakat Fitrah

Kunci agar amalan ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima Allah SWT adalah dengan membayar zakat fitrah. Zakat Fitrah dibayarkan paling lambat sebelum melaksanakan sholat Ied, dan besarnya adalah sebanyak satuĀ sho’ dari makanan pokok yang kita makan sehari hari. Jumlah satuĀ sho’ adalah sekitar 2,751 kg tiap orang, atau bisa juga membayar lebih. Setiap orang Islam wajib membayar zakat fitrah, baik itu bayi ataupun dewasa, maupun dia orang kaya ataupun seorang budak sekalipun.

Lalu bagaimana kalau orang Islam tersebut tidak mampu, bahkan untuk makan sehari hari saja sulit?

Nah, kalau masalah ini, adalah terletak pada kearifan dari petugas yang ditunjuk sebagai amil zakat. Karena tugas amil zakat tidak hanya menerima dan membagikan zakat saja, melainkan juga sebaiknya mendata siapa saja jamaah di tempatnya bertugas yang tidak mampu, kemudian mengupayakan untuk bisa meminjami terlebih dahulu untuk membayar zakat, lalu memberikan bagian zakat fitrah lebih banyak dari yang dia bayarkan agar bisa membayar hutangnya dan memanfaatkan dari kelebihan zakat tersebut. Sehingga seluruh umat muslim bisa menunaikan zakat fitrah dengan baik.

Apakah saya berhasil mensukseskan 5 hal tersebut?Ā Wallahu A’lam, yang pasti sudah diusahakan dengan semaksimal mungkin. Selain hal-hal di atas, juga ada tugas yang harus saya lakukan selama bulan Ramadhan kemarin. Yaitu menjadi suami dan ayah yang insya Allah sebaik mungkin dengan memberikan pelayanan dan nafkah yang baik pula. šŸ˜€ Selamat berlebaran!

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *