31 Desember

Hai, 31 Desember

Rasanya aku ingin menuliskan sesuatu tentangmu

Tentang asa dan impian, yang harap segera terwujud di tahun penggantimu

Sesuatu yang kebanyakan orang sebut dengan resolusi,

yang jarang sekali aku perhatikan di tahun-tahun sebelumnya.

 

Tapi, tahukah kamu

31 Desember sebenarnya bukan tahun yang terlalu istimewa

Kecuali mungkin adalah tepat sehari sebelum ulang tahun pernikahanku dan istri

Yap, enam tahun yang lalu tepat di tanggal 1 Januari

Aku mengucap ikrar janji pernikahan, yang akan tetap kugenggam erat

Meski nyawa yang jadi taruhannya.

 

Saat ini, 31 Desember 2016

Sesaat sebelum memasuki 2017, angka yang entah kenapa terpikir untuk membuat sesuatu

Bisa jadi karena angka tujuh belas, identik dengan sweet seventeen

Atau di tahun ini, pertama kalinya melewatkan pergantian tahun sebagai seorang self employed

Yang lagi dalam masa berat untuk membesarkan suatu usaha.

 

Harus diakui, berat!

 

Beberapa hal, ternyata tidak sesuai harapan

Menjadi seorang wirausaha, banyak hal yang harus ditelan

Termasuk kepahitan tentang pendapatan yang belum terlalu berkembang

Bahkan beberapa kerugian yang harus disaling-silang

Jangankan untuk berkembang, bisa bertahan saja sudah tenang.

 

Tapi, apa berarti saya harus menyerah?

Jawabannya sudah pasti tidak

Ada banyak hal yang siap untuk digali di luar sana

Hanya yang jadi pertanyaan adalah, apakah saya siap??

 

Siap atau tidak, aku rasa bukan itu pilihannya

Melainkan, hal apa yang ingin ku raih

Goal seperti apa yang akan membuatku bahagia, beserta keluarga

Hingga pada saatnya nanti, kami akan terus tersenyum dan bergandengan tangan

Meski hanya sambil bertelanjang kaki sambil berkeliling dunia.

 

EW – 31 Desember 2016

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *